Tampilkan postingan dengan label extraordinary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label extraordinary. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2022

Percepatan Eliminasi TBC Kabupaten Madiun


Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan mengupayakan percepatan eliminasi TBC di wilayahnya dengan menggandeng seluruh lini di masyarakat.

Hal ini tampak saat dilaksanakannya sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis yang dikemas dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Dalam Penanggulangan TBC Kabupaten Madiun di Aula RM. Icha Orient Tarzan Caruban, Jumat, 18 Maret 2022.

Hadir dalam kegiatan ini 11 Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Madiun, lembaga vertikal lingkup Kabupaten Madiun, mantan pasien TB, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, PPNI, Ketua Farmasi Kabupaten Madiun, Klinik TNI, Klinik Swasta, Rumah Sakit Dolopo, Rumah Sakit Caruban, Rumah Sakit Dungus, Dokter Spesialis Paru dan Dokter Spesialis Anak.

Sukamdo, S.E. Entomolog Kesehatan Ahli Muda selaku Sub Koordinator P2PM Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten berharap kegiatan ini dapat menguatkan komitmen lintas sektor di Kabupaten Madiun dalam program pencegahan dan pengendalian TBC.

"Kami berharap akan terbentuk wadah kemitraan penanggulangan TBC di Kabupaten Madiun," demikian ungkap Sukamdo.


“Telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 67 tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis yang bertujuan sebagai acuan bagi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, serta Pemangku Kepentingan lainnya dalam melaksanakan Penanggulangan TBC.  Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun akan kerjasama dengan seluruh elemen pemerintah, lintas program lintas sektor dan masyarakat berusaha mewujudkan target dan tujuan TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis),” demikian lanjut Sukamdo.

Kegiatan hari ini juga merupakan rangkaian peringatan Hari TBC sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2022. Kegiatan lain yang masuk dalam rangkaian peringatan Hari TBC sedunia diantaranya : Mobile Rontgen melayanai maksimal 100 orang bergejala dan comorbid DM, pemeriksaan TB pada programmer TB dengan comorbid DM menggunakan IGRA di RSUD Dungus, screening TB di 26 puskesmas dan 3 Rumah Sakit, investigasi kontak pada Kasus Index TB di wilayah faskes, Pemeriksaan kesehatan di DESA SIAGA TB di wilayah Dungus yang melibatkan dokter spesialis anak, di posyandu (stunting,BGM ) dalam rangka penjaringan kasus TB Anak.


Testimoni penderita penyakit TBC menjadi bagian sosialisasi dalam rangka membulatkan tekad bersama untuk percepatan eliminasi TBC di Kabupaten Madiun. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen seluruh unsur undangan.

Sosialisasi Desa siaga Sehat Jiwa


Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melaksanakan Sosialisasi Desa siaga Sehat Jiwa dan pelaksanaan Posyandu Jiwa dengan tajuk Pertemuan Kader Kesehatan Jiwa di Kantor Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan, Jumat, 18 Maret 2022. 

dr. Indra Dwiyanto Sp.KJ., Spesialis Kesehatan Jiwa dari RSUD Caruban dihadirkan secara khusus sebagai pemateri kegiatan ini.


"Acara ini sebagai upaya sosialisasi kesehatan jiwa di masyarakat, terutama mengenai deteksi dini gangguan jiwa serta penanganan ODGJ dimasyarakat," demikian ungkap Ahmad Yunta Musthofa, SKM., Sub Koordinator Penyakit Tidak Menular Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

"Diharapkan dengan acara ini bisa menghilalangkan stigma negatif tentang ODGJ di masyarakat," lanjut Yunta, panggilan akrab Ahmad Yunta Musthofa, SKM.


Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kader kesehatan, lurah krajan, Kepala Puskesmas Mejayan Dr. Lilik Puji Restini serta Tim Dinas Kesehatan.

Selesai kegiatan di Kantor Kelurahan Krajan tim Dinas Kesehatan, Puskesas dan dr. Indra melakukan kunjungan untuk pemeriksaan berkala pasien jiwa di wilayah Kelurahan Krajan.

Rabu, 23 Februari 2022

Vaksin Booster Massal PT. KMBS Pilangkenceng


PT. Karyamitra Budisentosa melaksananakan vaksinasi massal dosis lanjutan untuk karyawan dan karyawatinya, Kamis 4 Februari 2022. Vaksinasi dilaksanakan di area Gudang Transit Material Gedung C perusahaan di Jl. Raya Pilangkenceng, Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Produsen sepatu kulit orientasi eksport Eropa ini berencana memvaksin 800-an karyawan dan karyawatinya mulai jajaran manajemen sampai security dan cleaning service.


Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menurunkan tiga tim vaksinator untuk melayani pendaftaran, skrining, suntik dan pencetakan kartu vaksin. "Dua tim vaksinator dari Puskesmas Pilangkenceng sebanyak 15 orang dan satu tim vaksinator dari Puskesmas Wonoasri sebanyak 9 orang," demikian tutur petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Harsono, S.Sos.

“Untuk Vaksinasi dosis lanjutan di PT. Karyamitra Budisentosa ini kami menggunakan vaksin AstraZeneca,” demikian lanjut Harsono, S.Sos.


Menurut pantauan kami di lokasi vaksinasi, ada karyawan dan karyawati yang harus ditunda pemberian vaksinnya karena beberapa sebab. Sebagian yang harus ditunda mengaku tekanan darah cukup tinggi, sebagian karena tekanan darah sedang rendah, sedang tidak fit dan sedang mengkonsumsi obat dokter.

Vaksinasi dosis lanjutan di PT. Karyamitra Budisentosa Pilangkenceng diakhiri pada pukul 14.30.

 

Selasa, 22 Februari 2022

Validasi Data Imunisasi Tahun 2021

Dinas Kesehatan melaksanakan validasi data vaksinasi tahun 2021 lingkup Kabupaten Madiun bersama 26 Puskesmas yang dinaunginya. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan Instalasi Farmasi Klinis lantai 2, Jalan Raya Solo Nomor 30 Madiun, Selasa 22 Februari 2022. 

Kegiatan dihadiri Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Agung Dodik Pujianto, SST., Programer Imunisasi, Luluk Dwinanda Puspita dan Koordinator Imunisasi dari 26 Puskesmas se-Kabupaten Madiun. 


dr. Anies Djaka Karyawan dalam sambutannya meminta seluruh peserta untuk tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan.  “Tugas Bapak dan Ibu semakin banyak karena pandemi dalam 2 tahun terakhir, apalagi laporan dipantau setiap hari,” demikian ungkap dr. Anies.
 

“Vaksinasi adalah langkah efektif dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19. Kita masih ingat pada bulan Juli 2021 masyarakat harus antri di Rumah Sakit karena gejala berat, tapi gelombang yang baru datang ini tidak terlalu banyak gejala berat.” Tambah dr. Anies. 

Peran vaksinator sangat besar dalam menciptakan imunitas masyarakat Kabupaten Madiun terhadap virus Covid-19 secara keseluruhan. “Terima kasih atas perjuangan Bapak Ibu dalam menyehatkan masyarakat Kabupaten Madiun dengan melaksanakan Vaksinasi mulai tahun 2021 yang lalu,” demikian pungkas dr. Anies. 

Melanjutkan apa yang telah disampaikan dr Anies, Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Agung Dodik Pujianto, SST. meminta peningkatan upaya memperkecil gap vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan dosis 2 dengan memperbanyak pelaksanaan vaksinasi dosis 2. 


Agung Dodik Pujianto menambahkan adanya perubahan regulasi vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan untuk sasaran lansia, “Yang semula diberikan jarak 6 bulan setelah pelaksanaan vaksinasi dosis 2 baru bisa menerima vaksinasi dosis 3, sekarang diberikan minimal rentang 3 bulan,” lanjut Agung Dodik Pujianto.
 

Saat membahas Imunisasi rutin, Agung Dodik Pujianto menjelaskan adanya pergeseran sasaran imunisasi untuk Bayi, Baduta, Balita. “Semua disesuaikan mengikuti pertambahan usia, sehingga setiap anak memungkinkan untuk berpindah kelompok sasaran karena dasar pengelompokannya adalah usia anak,” imbuh Agung Dodik Pujianto. 

“Untuk tahun 2022 kami targetkan UCI dan IDL 100% tercapai, sehingga harus dilakukan upaya lebih dalam memenuhi angka minimalnya. Untuk itu harus dilakukan kerjasama dan sinergi yang baik antar anggota tim Vaksinator baik di Puskesmas, maupun antara puskesmas dengan Dinas Kesehatan,” demikian pungkas Agung Dodik Pujianto. 

Sementara itu Programer Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Luluk Dwinanda Puspita menginformasikan akan dilaksanakannya gerakan Bulan Vaksinasi Campak dan Rubella sebagaimana PIN Polio yang pernah ada sebelumnya. 


“Sasaran Bulan Imunisasi Campak Rubella adalah bayi usia 9 bulan sampai 59 bulan tanpa memandang status imunisasi yang sudah diikuti,” demikian ungkap Luluk.
 

Bulan Imunisasi Campak Rubella digagas secara nasional karena muncul banyak kasus Campak dan Rubella di Indonesia. 

“Untuk itu perlu segera dilakukan microplanning dan koordinasi lintas sektoral di tingkat puskesmas. Mohon teman-teman bisa mulai menyiapkan data yang sekiranya diperlukan,” demikian pungkas Luluk. 

Validasi data imunisasi tahun 2021 dilaksanakan semua puskesmas yang hadir setelah penyampaian informasi vaksinasi Covid-19 dan Imunisasi rutin. Kegiatan diakhiri pukul 11.00.

Selasa, 08 Februari 2022

Vaksin Booster di PT INKA Madiun

 


Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melaksanakan vaksinasi dosis lanjutan terhadap karyawan-karyawati PT INKA Madiun dan anak perusahaannya, Selasa 8 Februari 2022 di lingkungan Kantor PT INKA Madiun, Jl Yos Sudarso Madiun.

Vaksinasi dosis lanjutan di PT INKA dilaksanakan selama 2 hari. "Hari ini adalah hari pertama dari dua hari yang direncanakan panitia." Demikian ungkap sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Agung Dodik Pujianto, SST.



Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menerjunkan 6 tim vaksinator dari 6 Puskesmas. Puskesmas Mojopurno, Puskesmas Wungu, Puskesmas Jiwan, Puskesmas Klagenserut, Puskesmas Madiun dan Puskesmas Sawahan. Jumlah tim yang akan diturunkan pada hari kedua, Rabu 9 Februari 2022 disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Semua karyawan-karyawati yang belum disuntik booster didata dan dibagi ke 6 lokasi pelayanan vaksinasi dan ditangani oleh satu tim Puskesmas.



Tim Vaksinator menyelesaikan penyuntikan vaksin Pfizer dan Astrazeneca kepada 564 karyawan-karyawati PT INKA dari semua divisi dari sekuriti, front office, supervisor hingga jajaran manajemen yang belum vaksinasi.

Tim Vaksinator tidak hanya melayani dosis lanjutan, sebagian karyawan masih disuntik vaksin dosis 1 dan dosisi 2 karena alasan tertentu.

Kegiatan vaksinasi hari pertama di PT INKA diakhiri pukul 12.30 dan dilanjutkan pada hari kedua, Rabu 9 Februari 2022



Rabu, 02 Februari 2022

Monev P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menurunkan tim monitoring dan evaluasi terpadu program-program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) tahun 2021 tingkat Kabupaten / Kota di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Tim monitoring terdiri dari Kepala Bidang P2P, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PM), Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan monev terpadu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Kepala Bidang P2P , dr. Anies Djaka Karyawan, Sub Koordinator P2PM, Sukamdo, Koordinator Kegiatan PTM, Ahmad Yunta. Hadir juga dalam acara ini 13 perwakilan puskesmas di lingkup kerja Pemerintah Kabupaten Madiun.

Monitoring dan Evaluasi Terpadu P2P di Kabupaten dan Kota adalah upaya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk menyeragamkan langkah dalam proses penyehatan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Kamis 3 Februari 2022 di ruang pertemuan Pondok Kopi  Savier Sarangan Magetan.

Monev terpadu diawali dengan paparan Road Map Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, drg. Ina Maharani. Dalam Paparannya, Ina menyampaikan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program-program P2P di Jawa Timur, solusi, prioritas kegiatan dan target sampai tahun 2026.

Drg. Ina Maharani juga menyampaikan, melejitnya kasus Covid-19 varian Omicron dan DBD yang masih berpeluang untuk terus meningkat agar diantisipasi dengan program-program strategis yang bisa diupayakan dengan segera.

Paparan pelaksanaan program PTM, P2PM dan Survim selama tahun 2021 di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun disampaikan oleh Kabid P2P, dr. Anies Djaka Karyawan.

Dialog dan konsultasi mewarnai sesi berikutnya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di puskesmas-puskesmas dan dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Terkait kegiatan Monev terpadu ini dr Anis Djaka Karyawan menyampaikan, "Ini adalah yang pertama di Kabupaten Madiun. Semoga membawa kebaikan dan menghasilkan langkah-langkah strategis untuk program P2P yang akan datang."


drg. Ina Maharani menambahkan, "Tetap semangat untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan warga Jawa Timur dari penyakit menular, penyakit tidak menular dan pandemi Covid-19 yang belum selesai hingga saat ini."

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Terpadu P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Madiun diakhiri dengan foto bersama.

Jumat, 21 Januari 2022

Vaksin Booster Untuk Lansia

 


61 orang lanjut usia mengikuti vaksinasi covid dosis 3. Vaksin pfizer digunakan kali ini sebagai booster peserta yang telah divaksin dosis 1 dan 2 menggunakan sinovac-sinovac dan Astrazeneca-astrazeneca.

"Untuk Pfizer yang digunakan sebagai booster ini diberikan half dose atau setengah dosis dari vaksin yang diberikan untuk dosis 1 dan 2." Demikian ungkap dr. Anies Djaka Karyawan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.


Kegiatan vaksinasi booster dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Jl. Raya Solo No. 23 Jiwan mulai pukul 08.00.

1 tim vaksinator terdiri dari 8 orang tenaga medis Puskesmas Klagenserut melayani pasien mulai dari pengecekan status vaksin, pendaftaran, skrining, suntik dan pencetakan kartu vaksin.



Selain peserta vaksinasi lanjut usia, ikut hadir masyarakat umum untuk dosis 3 dan beberapa remaja untuk vaksin dosis 2.

"Untuk remaja yang mengikuti vaksinasi dosis 2 kami suntik dengan vaksin Sinovac sesuai vaksin dosis 1." Demikian ungkap Agung Dodik Pujianto, S.T., Gizi. Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Kegiatan vaksinasi diakhiri pada pukul 10.30.

Selasa, 18 Januari 2022

8 Kategori Puskesmas Berprestasi Dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kabupaten Madiun





Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memberikan penghargan kepada Puskesmas yang berprestasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Wilayah Kabupaten Madiun pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 di RM Icha Orient Tarzan Saradan.

Berikut daftar Puksesmas berprestasi penerima penghargaan dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Wilayah Kabupaten Madiun  yang diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.


Kategori Puskesmas dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 :

I. Puskesmas Saradan

II. Puskesmas Mejayan

III. Puskesmas Klecorejo

 

Kategori Puskesmas dengan Capaian Imunisasi Dasar Legkap :

I. Puskesmas Kaibon

II. Puskesmas Pilangkenceng

III. Puskesmas Saradan

 

Kategori Puskesmas dengan Capaian Imunisasi Bayi di Bawah Dua Tahun :

I. Puskesmas Jiwan

II. Puskesmas Kebonsari

III. Puskesmas Dagangan

 



Kategori Puskesmas tercapai Universal Child Immunization (UCI) :

I. Puskesmas Kebonsari

II. Puskesmas Gantrung

III. Puskesmas Kaibon

IV. Puskesmas Bangunsari

V. Puskesmas Dagangan

VI. Puskesmas Mojopurno

VII. Puskesmas Saradan

VIII. Puskesmas Pilangkenceng

IX. Puskesmas Mejayan

X. Puskesmas Wonoasri

XI. Puskesmas Jiwan

 

Kategori Puskesmas dengan prosentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan TBC sesuai standart

I. Puskesmas Mlilir

II. Puskesmas Simo

III. Puskesmas Gantrung

 



Kategori Puskesmas dengan Prosentase orang dengan risiko HIV mendapatkan layanan deteksi dini HIV sesuai standart

I. Puskesmas Bangunsari

II. Puskesmas Gemarang

III. Puskesmas Wonoasri

 

Baca juga : 
Penghargaan Puskesmas Berprestasi 2021 Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit


Pelaksana Program Posbindu Terbaik Tahun 2021:

I. Puskesmas Saradan

II. Puskesmas Pilangkenceng

III. Puskesmas Jiwan

 

Pelaksana Program Kesehatan Jiwa Terbaik Tahun 2021:

I. Puskesmas Mlilir

II. Puskesmas Geger

III. Puskesmas Jiwan



Peningkatan Kapasitas Petugas Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Musim haji tahun 2022 sudah di depan mata. Penantian jamaah haji yang  panjang karena 2 kali ibadah haji ditiadakan oleh pemerintah Arab Sau...