Tampilkan postingan dengan label Monev. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monev. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2022

Supervisi Puskesmas Mlilir


Rabu, 23 Februari 2022. Selesai pelaksanaan supervisi di Puskesmas Bangunsari Dolopo, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melanjutkan supervisi di Puskesmas Mlilir, Jl Raya Madiun-Ponorogo Km. 30 Kelurahan Mlilir, Dolopo.

Tim supervisi diterima Kepala Puskesmas Mlilir, dr. Yanti Umi Anggraeni di Ruang Pertemuan Puskesmas. dr. Yanti menghadirkan pengelola-pengelola program di Puskesmas yang dipimpinnya.

Dalam sambutannya dr. Yanti mengatakan, "Ini adalah pertama supervisi lengkap di Puskesmas Mlilir selama saya menjadi Kepala Puskesmas. Semoga membawa kebaikan untuk kedua belah pihak.'


"Kepada teman-teman pengelola program, mohon sampaikan kendala yang dihadapi agar dibantu solusinya oleh Dinkes," demikian lanjut dr. Yanti.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan dalam sambutannya mengatakan, "Supervisi ini sebagai tindak lanjut monev yang telah dilakukan sebelumnya, jika sebelumnya bersifat administratif, hari ini kami melihat langsung kondisi di Puskesmas."

Salah satu manfaat supervisi dari Dinas Kesehatan, diharapkan ada sinergi yang semakin baik antara Puskesmas dengan Dinas Kesehatan.


Programer dari Survim, PTM dan P2PM selanjutnya melakukan supervisi kepada pengelola-pengelola program Puskesmas. Hasil supervisi disampaikan di akhir kegiatan. 

"Pengalaman baik yang ada di Puskesmas Mlilir, akan kami share kepada Puskesmas lain agar bermanfaat bagi kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Madiun," demikian pungkas dr. Anies di akhir kegiatan.

Supervisi di Puskesmas Mlilir diakhiri pukul 13.30 WIB.

Supervisi Puskesmas Bangunsari Dolopo


Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali melaksanakan supervisi ke puskesmas. Pelaksanaan supervisi Rabu 23 Februari 2022 dilaksanakan di Puskesmas Bangunsari, Jl. Panjang Punjung, Krajan, Bangunsari, Kecamatan Dolopo.

Rombongan tim supervisi dipimpin Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Anies Djaka Karyawan. Hadir bersama tim, sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Agung Dodik Pujianto SST, sub Koordinator P2PM Sukamdo beserta programer-programer Bidang P2P.

Tim supervisi diterima langsung Kepala Puskesmas Bangunsari Dolopo, drg. Cukup Wibowo di Ruang Kesehatan Mulut dan Gigi.


Setelah tim diterima Kepala Puskesmas, programer melakukan supervisi terhadap pengelola program Puskesmas di ruang masing-masing. Diskusi mewarnai proses supervisi. Pembahasan terkait aturan, SK, regulasi dan kendala-kendala yang dihadapi oleh pengelola program di Puskesmas.

Kesimpulan akhir supervisi disampaikan oleh masing-masing programer sebagai bahan evaluasi pelaksanaan tugas di Puskesmas.

Superviasi di Puskesmas Bangunsari di akhiri pukul 11.15

Rabu, 09 Februari 2022

Monev P2P di Puskesmas Sumbersari

Tim monitoring dan evaluasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun yang terdiri dari Kepala Bidang P2P, Sub Koordinator P2PM, Sub Koordinator PTM dan Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi dan beberapa staf Bidang P2P melaksanakan monev di Puskesmas Sumbersari.

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi di Puskesmas Sumbersari dilaksanakan setelah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi di Puskesmas Saradan, Kamis 10 Februari 2022 diakhiri pukul 11.00 WIB.

Monev dilaksanakan di ruang pertemuan gedung baru Puskesmas Sumbersari. "Gedung ini baru seminggu kami gunakan, sehingga belum semua tertata sebagaimana mestinya. Yang penting peralatan-peralatan medis kami siapkan terlebih dahulu untuk bisa melakukan layanan kesehatan kepada masyarakat." Demikian ungkap drg. Sri Rejeki Kepala Puskesmas Sumbersari.

Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Sumbersari menyampaikan kasus-kasus penyakit yang ditangani di Puskesmas Sumbersari, dan banyaknya kasus yang harus ditangani dengan segera.

"Alhamdulillah gedung baru cukup memadai untuk dilakukan rawat inap. Saat pertama gedung ini kami gunakan langsung ada 6 pasien rawat inap." Demikian ungkap drg. Sri Rejeki.

Kepala Puskesmas Sumbersari berharap adanya monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun bisa meningkatkan prestasi dan kinerja Puskesmas.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan dalam sambutannya mengatakan, tujuan Supervisi Dinas Kesehatan adalah agar semua pelaksanaan kegiatan di Puskesmas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

dr. Anies juga mengatakan supervisi selama ini terkendala pandemi sehingga terpaksa di tiadakan. "Kami berharap setelah ini monitoring rutin dan supervisi bisa dilanjutkan pada waktu-waktu yang akan datang sebagai upaya untuk tercapai sinergi kerja antara Dinas Kesehatan dengan Puskesmas.' demikian ungkap dr. Anies.

Tim monev menampung sharing permasalahan dan kasus-kasus yang terjadi di Puskesmas Sumbersari dan dirumuskan bersama solusinya.


Kesimpulan evaluasi disampaikan secara terbuka dihadapan seluruh peserta untuk diketahui bersama oleh Kepala Bidang P2P, Sub Koordinator P2PM, Sub Koordinator PTM, Sub Koordinator Surveilans - Imunisasi dan staf terkait.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi di Puskesmas Sumbersari diakhiri dengan doa dan foto bersama seluruh peserta.

Monev P2P di Puskesmas Saradan

Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi di Puskesmas Saradan, Kamis 10 Februari 2022.

Kegiatan diawali sambutan Kepala Puskesmas Saradan, dr. Heri Setiyana yang menyampaikan profile Puskesmas, mulai core value, akreditas, kondisi demografi, peta wilayah kerja dan SDM.

Adapun capaian P2P di Puskesmas Saradan dijelaskan mulai sebaran kasus Covid-19, Cakupan Vaksinasi dosis 1-2, Lansia dan Anak 6-11 tahun.

Sementara program selain covid dibahas kasus-kasus Diare, Kusta, PKP ISPA, TB Paru, HIV, DBD, Jiwa, Gigi dan mulut, indera dan surveilans.

dr. Heri mengusulkan agar ada perhatian lebih besar pada kasus-kasus komorbid yang lebih jelas target sasaran penanganan karena didukung data akurat sampai di tingkat Desa.

dr. Heri juga memaparkan penyerapan BOK sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan Puskesmas. dr. Heri juga mengangkat permasalahan yang dihadapi oleh Puskesmas Saradan dan solusi yang telah dilakukan selama ini.

Sebagai bagian inovasi di Puskesmas Saradan, Tata Kelola Mutu akan dilaksanakan mulai tahun 2022

Dalam sambutannya Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Anies Djaka Karyawan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini adalah awal dari monitoring selanjutnya. 

"Dengan segala keterbatasan yang ada, ini kami jadikan sebagai langkah awal untuk pelaksanaan monev terpadu yang melibatkan seluruh bidang dan seksi di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun." 

Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan permasalahan-permasalahan oleh setiap seksi pelayanan di Puskesmas terkait penyakit menular, tidak menular, vaksinasi dan imunisasi. Tim mengamati lokasi2 yang diperlukan untuk evaluasi.

Di akhir kegiatan Dr Anies diberikan kesempatan untuk menyampaikan evaluasi dilanjutkan sub koordinator P2PM, Sub koordnator PTM dan Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi diakhiri dengan Doa dan Foto bersama.

Peningkatan Kapasitas Petugas Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Musim haji tahun 2022 sudah di depan mata. Penantian jamaah haji yang  panjang karena 2 kali ibadah haji ditiadakan oleh pemerintah Arab Sau...