Jumat, 25 Februari 2022

Vaksinasi Booster di Area Pendopo Muda Graha


Setelah penyelenggaraan vaksinasi dosis lanjutan bagi ASN Pemerintah Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno  Caruban pada tanggal 11 Februari 2022 bagi Organisasi Perangkat Daerah yang berlokasi di sekitar Caruban, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dosis lanjutan di komplek Pendopo Muda Graha Jalan Alun-alun Utara Nomor 4 Madiun, Jumat 25 Februari 2022.

Terdata dalam undangan, sejumlah OPD di sekitar Kota Madiun diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Madiun Umbul Square.

Penyelenggaraan vaksinasi dosis lanjutan bagi ASN di komplek Pendopo Muda Graha  Kota Madiun bertempat di Gedung Korpri dan Paseban mulai pukul 8 sampai pukul 11.

Pada kesempatan kali ini Dinas Kesehatan mengerahkan 5 tim vaksinator dari Puskesmas Klagenserut, Sawahan, Mojopurno, Wungu dan Madiun dengan jumlah personil keseluruhan 45 orang.


“Peserta vaksinasi kali ini diberikan suntikan vaksin Astrazeneca," demikian ungkap Agung Dodik Pujianto, SST. Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Selain dosis lanjutan panitia juga menyediakan vaksin untuk peserta yang belum disuntik dosis 2. "Untuk mengantisipasi adanya peserta yang belum disuntik vaksin dosis 2 kami menyediakan vaksin Astrazeneca dan Sinovac" demikian pungkas Agung Dodik Pujianto.

 

Rabu, 23 Februari 2022

Vaksin Booster Massal PT. KMBS Pilangkenceng


PT. Karyamitra Budisentosa melaksananakan vaksinasi massal dosis lanjutan untuk karyawan dan karyawatinya, Kamis 4 Februari 2022. Vaksinasi dilaksanakan di area Gudang Transit Material Gedung C perusahaan di Jl. Raya Pilangkenceng, Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Produsen sepatu kulit orientasi eksport Eropa ini berencana memvaksin 800-an karyawan dan karyawatinya mulai jajaran manajemen sampai security dan cleaning service.


Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menurunkan tiga tim vaksinator untuk melayani pendaftaran, skrining, suntik dan pencetakan kartu vaksin. "Dua tim vaksinator dari Puskesmas Pilangkenceng sebanyak 15 orang dan satu tim vaksinator dari Puskesmas Wonoasri sebanyak 9 orang," demikian tutur petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Harsono, S.Sos.

“Untuk Vaksinasi dosis lanjutan di PT. Karyamitra Budisentosa ini kami menggunakan vaksin AstraZeneca,” demikian lanjut Harsono, S.Sos.


Menurut pantauan kami di lokasi vaksinasi, ada karyawan dan karyawati yang harus ditunda pemberian vaksinnya karena beberapa sebab. Sebagian yang harus ditunda mengaku tekanan darah cukup tinggi, sebagian karena tekanan darah sedang rendah, sedang tidak fit dan sedang mengkonsumsi obat dokter.

Vaksinasi dosis lanjutan di PT. Karyamitra Budisentosa Pilangkenceng diakhiri pada pukul 14.30.

 

Supervisi Puskesmas Mlilir


Rabu, 23 Februari 2022. Selesai pelaksanaan supervisi di Puskesmas Bangunsari Dolopo, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melanjutkan supervisi di Puskesmas Mlilir, Jl Raya Madiun-Ponorogo Km. 30 Kelurahan Mlilir, Dolopo.

Tim supervisi diterima Kepala Puskesmas Mlilir, dr. Yanti Umi Anggraeni di Ruang Pertemuan Puskesmas. dr. Yanti menghadirkan pengelola-pengelola program di Puskesmas yang dipimpinnya.

Dalam sambutannya dr. Yanti mengatakan, "Ini adalah pertama supervisi lengkap di Puskesmas Mlilir selama saya menjadi Kepala Puskesmas. Semoga membawa kebaikan untuk kedua belah pihak.'


"Kepada teman-teman pengelola program, mohon sampaikan kendala yang dihadapi agar dibantu solusinya oleh Dinkes," demikian lanjut dr. Yanti.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan dalam sambutannya mengatakan, "Supervisi ini sebagai tindak lanjut monev yang telah dilakukan sebelumnya, jika sebelumnya bersifat administratif, hari ini kami melihat langsung kondisi di Puskesmas."

Salah satu manfaat supervisi dari Dinas Kesehatan, diharapkan ada sinergi yang semakin baik antara Puskesmas dengan Dinas Kesehatan.


Programer dari Survim, PTM dan P2PM selanjutnya melakukan supervisi kepada pengelola-pengelola program Puskesmas. Hasil supervisi disampaikan di akhir kegiatan. 

"Pengalaman baik yang ada di Puskesmas Mlilir, akan kami share kepada Puskesmas lain agar bermanfaat bagi kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Madiun," demikian pungkas dr. Anies di akhir kegiatan.

Supervisi di Puskesmas Mlilir diakhiri pukul 13.30 WIB.

Supervisi Puskesmas Bangunsari Dolopo


Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali melaksanakan supervisi ke puskesmas. Pelaksanaan supervisi Rabu 23 Februari 2022 dilaksanakan di Puskesmas Bangunsari, Jl. Panjang Punjung, Krajan, Bangunsari, Kecamatan Dolopo.

Rombongan tim supervisi dipimpin Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Anies Djaka Karyawan. Hadir bersama tim, sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Agung Dodik Pujianto SST, sub Koordinator P2PM Sukamdo beserta programer-programer Bidang P2P.

Tim supervisi diterima langsung Kepala Puskesmas Bangunsari Dolopo, drg. Cukup Wibowo di Ruang Kesehatan Mulut dan Gigi.


Setelah tim diterima Kepala Puskesmas, programer melakukan supervisi terhadap pengelola program Puskesmas di ruang masing-masing. Diskusi mewarnai proses supervisi. Pembahasan terkait aturan, SK, regulasi dan kendala-kendala yang dihadapi oleh pengelola program di Puskesmas.

Kesimpulan akhir supervisi disampaikan oleh masing-masing programer sebagai bahan evaluasi pelaksanaan tugas di Puskesmas.

Superviasi di Puskesmas Bangunsari di akhiri pukul 11.15

Selasa, 22 Februari 2022

Validasi Data Imunisasi Tahun 2021

Dinas Kesehatan melaksanakan validasi data vaksinasi tahun 2021 lingkup Kabupaten Madiun bersama 26 Puskesmas yang dinaunginya. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan Instalasi Farmasi Klinis lantai 2, Jalan Raya Solo Nomor 30 Madiun, Selasa 22 Februari 2022. 

Kegiatan dihadiri Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Agung Dodik Pujianto, SST., Programer Imunisasi, Luluk Dwinanda Puspita dan Koordinator Imunisasi dari 26 Puskesmas se-Kabupaten Madiun. 


dr. Anies Djaka Karyawan dalam sambutannya meminta seluruh peserta untuk tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan.  “Tugas Bapak dan Ibu semakin banyak karena pandemi dalam 2 tahun terakhir, apalagi laporan dipantau setiap hari,” demikian ungkap dr. Anies.
 

“Vaksinasi adalah langkah efektif dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19. Kita masih ingat pada bulan Juli 2021 masyarakat harus antri di Rumah Sakit karena gejala berat, tapi gelombang yang baru datang ini tidak terlalu banyak gejala berat.” Tambah dr. Anies. 

Peran vaksinator sangat besar dalam menciptakan imunitas masyarakat Kabupaten Madiun terhadap virus Covid-19 secara keseluruhan. “Terima kasih atas perjuangan Bapak Ibu dalam menyehatkan masyarakat Kabupaten Madiun dengan melaksanakan Vaksinasi mulai tahun 2021 yang lalu,” demikian pungkas dr. Anies. 

Melanjutkan apa yang telah disampaikan dr Anies, Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Agung Dodik Pujianto, SST. meminta peningkatan upaya memperkecil gap vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan dosis 2 dengan memperbanyak pelaksanaan vaksinasi dosis 2. 


Agung Dodik Pujianto menambahkan adanya perubahan regulasi vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan untuk sasaran lansia, “Yang semula diberikan jarak 6 bulan setelah pelaksanaan vaksinasi dosis 2 baru bisa menerima vaksinasi dosis 3, sekarang diberikan minimal rentang 3 bulan,” lanjut Agung Dodik Pujianto.
 

Saat membahas Imunisasi rutin, Agung Dodik Pujianto menjelaskan adanya pergeseran sasaran imunisasi untuk Bayi, Baduta, Balita. “Semua disesuaikan mengikuti pertambahan usia, sehingga setiap anak memungkinkan untuk berpindah kelompok sasaran karena dasar pengelompokannya adalah usia anak,” imbuh Agung Dodik Pujianto. 

“Untuk tahun 2022 kami targetkan UCI dan IDL 100% tercapai, sehingga harus dilakukan upaya lebih dalam memenuhi angka minimalnya. Untuk itu harus dilakukan kerjasama dan sinergi yang baik antar anggota tim Vaksinator baik di Puskesmas, maupun antara puskesmas dengan Dinas Kesehatan,” demikian pungkas Agung Dodik Pujianto. 

Sementara itu Programer Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Luluk Dwinanda Puspita menginformasikan akan dilaksanakannya gerakan Bulan Vaksinasi Campak dan Rubella sebagaimana PIN Polio yang pernah ada sebelumnya. 


“Sasaran Bulan Imunisasi Campak Rubella adalah bayi usia 9 bulan sampai 59 bulan tanpa memandang status imunisasi yang sudah diikuti,” demikian ungkap Luluk.
 

Bulan Imunisasi Campak Rubella digagas secara nasional karena muncul banyak kasus Campak dan Rubella di Indonesia. 

“Untuk itu perlu segera dilakukan microplanning dan koordinasi lintas sektoral di tingkat puskesmas. Mohon teman-teman bisa mulai menyiapkan data yang sekiranya diperlukan,” demikian pungkas Luluk. 

Validasi data imunisasi tahun 2021 dilaksanakan semua puskesmas yang hadir setelah penyampaian informasi vaksinasi Covid-19 dan Imunisasi rutin. Kegiatan diakhiri pukul 11.00.

Jumat, 18 Februari 2022

Vaksinasi Massal BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun

 

Bank Daerah Kabupaten Madiun bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melaksanakan vaksinasi dosis lanjutan secara  massal bagi karyawan-karyawatinya, Sabtu 19 Februari 2022.

Vaksinasi dilaksanakan di lobi kantor pusat BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun Jl. Raya Solo No. 30 Jiwan Madiun untuk karyawan-karyawati di kantor cabang dan kantor kas.

 

"Untuk karyawan-karyawati kantor pusat BPR, vaksinasi dosis lanjutan telah dilaksanakan seminggu yang lalu, Sabtu 12 Februari 2022 bertempat di Puskesmas Jiwan," demikian ungkap Didik Dwi Suparlan, salah satu panitia pelaksana vaksinasi BPR Bank Daerah.

"Tim Vaksinator hari ini kami datangkan dari Puskesmas Kaibon Madiun dengan melibatkan 9 personel," ungkap Agung Dodik Pujianto, SST., Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.


Vaksinasi dosis lanjutan untuk BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun menggunakan vaksin Pfizer, dimulai pukul 08.00 sampai pukul 10.00 diikuti oleh 55 orang.

Presiden Lakukan Peninjauan Percepatan Vaksinasi Secara Virtual

 

Presiden Jokowi melakukan peninjauan vaksinasi covid-19 secara virtual di 17 provinsi menggunakan platform Zoom cloud virtual dari istana Bogor, Jumat 18 Februari 2002.

"Saya hanya ingin mendorong agar seluruh kabupaten/kota dan provinsi ini konsentrasi di suntikan yang keduadan juga suntikan yang ketiga atau booster," ujar Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor.

Menurut Presiden, secara nasional cakupan vaksinasi Covid-19 dosis 2 dan dosis 3 masih di bawah 60%, untuk itu perlu dilakukan percepatan vaksinasi utamanya kepada kelompok lanjut usia yang memiliki risiko lebih besar jika terpapar COVID-19.

"Agar didahulukan yang lansia, ini penting sekali, karena dari data terakhir yang saya terima 69 persen yang meninggal karena omicron adalah lansia yang pertama, yang kedua yang belum vaksin," tegasnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pandemi ini bisa dihentikan dengan percepatan vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.


Satu persatu pemkab/pemprov yang menjadi peserta peninjauan Vaksinasi Virtual menyampaikan perkembangan kasus Covid-19, laporan pelaksanaan vaksinasi, ketersediaan sarana-prasarana dalam menghadapi varian omicron yang meliputi ketersediaan tempat tidur rumah sakit, oksigen, obat-obatan dan kesiapan tenaga kesehatan dan ditanggapi secara langsung oleh presiden.

Untuk dosis lanjutan atau booster, kepala Negara meminta agar mengutamakan pelaksanaannya di tempat-tempat dengan tingkat interaksi masyarakat yang tinggi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi serentak kali ini dilakukan di 5.107 titik dan menyasar setidaknya 1,1 juta penduduk. Adapun vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm, Johnson & Johnson dan Sinovac.

"Sasaran Vaksinasi hari ini adalah lansia, anak-anak dan masyarakat umum dengan melibatkan 63.112 vaksinator," ujar Listyo dari salah satu lokasi vaksinasi di Museum Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.


Vaksinasi Kabupaten Madiun ditempatkan di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban dan 21 Puskesmas di seluruh Kabupaten Madiun. Pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Ronggo Djoemeno melibatkan 6 Tim vaksinator dari Puskesmas Pilangkenceng, Krebet, Wonoasri, RS DKT, Denkesyah dan Urkes Polres Madiun menggunakan vaksin Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer untuk melayani dosis 1, dosis 2 dan dosis lanjutan/booster.

____________________
Sumber pernyataan Presiden dan Kapolri : 
https://setkab.go.id/

Peningkatan Kapasitas Petugas Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Musim haji tahun 2022 sudah di depan mata. Penantian jamaah haji yang  panjang karena 2 kali ibadah haji ditiadakan oleh pemerintah Arab Sau...